Minggu, 17 Januari 2010

all begins with the answer: yes, I'm angry!

semua di awali dengan sesuatu yang terbilang konyol,
malah saya anggap biasa saja, tetapi dari jawaban sayalah semua
itu dimulai. jawaban dari sebuah pertanyaan : "kamu marah ?"
dan saya jawab "ya, saya marah" . apakah salah bila saya mengatakan seperti itu?
sebenarnya tidak dan itu karna saya merasa kesal selalu dan selau dia mangkir dari janjinya.
dan selalu saya yang harus mengerti ! itu adalah bagian konflik dari cerita ini. Awal sebenarnya adalah saya dan dia sudah membuat sebuah janji untuk pergi nonton sebuah film yang berjudul "new york, i love you" dan sebenarnya hari itu (sabtu 16 agustus 2010) adalah ke-4 kalinya dia mangkir dari janjinya.. semua karna ke egoisan dia sendiri memikirkan dirinya tanpa memikirkan saya. selalu selalu dia bangun siang dan pada saat itu kebetulan akan diadakan pertandingan softball dan dia berlatih untuk kejuaraan itu. saya tidak mengeluh. tidak !! saya mengerti dengan cukup jelas. tetapi dia memperlakukan saya seolah olah saya tidak mengerti apa yang dia alami . saya malas membahas nya dan akhirnya saya kesal karna dia terus mengeluarkan kata2 yang membuat saya sakit hati. kata2 yang memang mungkin DULU saya seperti itu tapi sayangnya saya berubah.. dan sayangnya perubahan saya tidak dia anggap . tidak dia ingat mungkin. saya hanya berkata dalam hati ya mungkin karna emosi . Tapi semakin dia meneruskan perkataannya itu membuat saya semakin ingin membalas semua perkataannya dimulailah saya menutup telfonnya dan dia menelfon balik pada saya yang akhirnya saya benar2 sakit hati . dan merasa muak ! selalu selama 9 bulan dia seperti ini saya salah apa ? harus sesabar apa lagi saya. Semua yang dia katakan yang tidak dia PIKIRKAN sebelum katakan epada saya semakin membuat saya ingin menangis dan saya merasa cape.. merasa tidak sanggup lagi . tapi satuhal saya masih sayang dia walau pada akhirnya saya mengatakan putus dan dia bilang maaf dan benar2 ingin saya menarik perkataannya tapi setiap kali seperti ini maaf dari dia hanya untuk menyelamatkan STATUS nya ! kecewa saya . jujur saya sayang sama dia . sangat malah !! tapi kalo gini terus saya juga berfikir ulang sampe kapan saya terus terusan sakit seperti ini ??